Aqidah Ahlus Sunnah Imam Al Humaidy (17) : Al Quran adalah Kalamullah

158

Imam Al Humaidy berkata:

Dan Al Quran adalah kalam Allah(1), aku mendengar Sufyan mengatakan: Al Quran adalah kalamullah(2)

============================================

(1) Perkataan beliau “Al Quran adalah kalam Allah”, kalimat ini ma’thuf (bersambung) dari yang sebelumnya, yaitu, di antara sunnah adalah seseorang meyakini bahwa Al Quran adalah kalamullah Ta’ala dan bukan kalam manusia.

Allah Ta’ala berfirman:

وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ

“Jika salah seorang dari kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia sampai ia mendengar kalamullah”

Allah juga berfirman:

الر ۚ كِتَابٌ أُحْكِمَتْ آيَاتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ

“Alif laam raa. Inilah suatu kitab yang ayat-ayatnya Allah sempurnakan serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui”

Allah Ta’ala berfirman:

وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ إِلَّا لِتُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِي اخْتَلَفُوا فِيهِ

“Dan tidaklah kami turunkan kepadamu kitab itu kecuali supaya engkau menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan”

Dan Al Quran bukanlah sesuatu yang dibuat-buat, sebagaimana perkataan kaum kafir Quraisy dan selain mereka.

Allah Ta’ala berfirman:

وَقَالُوا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ اكْتَتَبَهَا فَهِيَ تُمْلَىٰ عَلَيْهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

“Dan mereka berkata: "Itu adalah dongeng orang-orang terdahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang"

Allah juga mengisahkan perkataan mereka:

وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌ

Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata: "Sesungguhnya Al Quran itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)"

Dan juga firman-Nya:

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا إِفْكٌ افْتَرَاهُ وَأَعَانَهُ عَلَيْهِ قَوْمٌ آخَرُونَ

“Dan orang-orang kafir berkata: "Al Quran ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu oleh kaum yang lain"

Maka Allah membalas perkataan mereka dengan firman-Nya:

فَقَدْ جَاءُوا ظُلْمًا وَزُورًا

“Maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar.”

Allah Ta’ala berfirman:

وَإِذَا بَدَّلْنَا آيَةً مَكَانَ آيَةٍ ۙ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يُنَزِّلُ قَالُوا إِنَّمَا أَنْتَ مُفْتَرٍ

"Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja"

Maka Allah Ta’ala membalas perkataan mereka:

بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ . قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ . وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌ ۗ لِسَانُ الَّذِي يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِيٌّ وَهَٰذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُبِينٌ

Akan tetapi justru kebanyakan mereka tidak mengetahui! Katakanlah: "Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah). Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata: "Sesungguhnya Al Quran itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)". Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya bahasa 'Ajam, sedang Al Quran adalah dalam bahasa Arab yang terang.”

Dari Jabir bin Abdullah, bahwasanya Rasulullah menghadapkan diri beliau di hadapan orang banyak di suatu tempat, kemudian berkata: “Adakah seseorang yang mau mengantarkanku ke kaumnya? Karena orang-orang Quraisy telah menghalangiku untuk menyampaikan kalam Rabbku?”

Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan: “Al Quran adalah kalamullah, dalam bentuk apapun[1], dan dari semua sisi.”

Abu Muhammad Abdurrahman bin Abi Hatim mengatakan: “Aku bertanya pada ayahku dan Abu Zur’ah mengenai madzhab Ahlus Sunnah dalam masalah ushuluddin (pokok agama), dan yang beliau berdua dapati dari para ulama di setiap tempat, dan apa yang mereka yakini dalam hal itu, maka mereka menjawab: Kami mendapati ulama di setiap tempat, baik itu Hijaz, Irak, Syam, dan Yaman, maka inilah madzhab mereka… Dan Al Quran adalah kalamullah, bukan makhluk dari segala sisinya”

(2) Perkataan beliau: “Aku mendengar Sufyan mengatakan: Al Quran kalamullah”, yaitu Sufyan bin Uyainah, dilahirkan di Kufah tahun 107 H. Beliau mendengar hadits dari: Amr bin Dinar, Ibnu Syihab Az Zuhri, Ashim bin Abin Najud, dan selainnya.

Dan yang mendengar dari beliau di ataranya: Al A’masy, Ibnu Juraij, Syu’bah (dan mereka semua adalah syaikh dari Ibnu Uyainah), Abdullah ibnul Mubarak, Asy Syafi’I, Al Humaidy, Yahya bin Ma’in, Ali ibnul Madini, Ahmad bn Hanbal, Abu Bakr ibn Abi Syaibah, Ishaq bin Rahuyah, dan selain mereka.

Imam Syafi’i berkata tentang beliau: “Kalaulah tidak ada Malik dan Sufyan bin Uyainah, telah punah ilmu di Hijaz.”

Beliau meninggal tahun 198 H, sehingga beliau hidup selama 91 tahun.

 

[1] Baik itu ketika difirmankan Allah, ataupun yang tertulis dalam mushaf, ataupun yang dibacakan dan didengar.

diposting oleh : Admin PT. Batik

Layanan Kontak

Alamat

Email

Hotline

Lihat semua

Berita

Partner Kami