Menggabungkan Niat Rawatib Isya dengan Tarawih

539

Beberapa waktu yang lalu kami mendapat pertanyaan dari pendengar radio: Apakah boleh menggabungkan niat antara shalat rawatib ba'da isya dengan tarawih?

Jawab:

Penggabungan niat itu dibenarkan jika salah satu shalat yang digabung bersifat umum sehingga bisa bisa dimasuki niat shalat lainnya.

Misalnya shalat tahiyyatul masjid, adalah termasuk shalat yang sifatnya umum, mencakup shalat apapun yang dilakukan ketika masuk masjid, kapanpun waktunya. Maka dibenarkan untuk masuk masjid di waktu Dhuha, kemudian mencukupkan shalat tahiyatul masjid dengan shalat Dhuha, karena hal itu telah tercakup dalam sabda Nabi -shallallahu 'alaihi wasallam- :

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَ

"Jika kalian memasuki masjid, maka kerjakanlah shalat dua rakaat sebelum duduk." (HR Al Bukhari dan Muslim)

Begitu pula jika dia memasuki masjid ketika hendak shalat subuh, maka dia bisa menggabungkan antara shalat sunnah fajar dengan shalat tahiyyatul masjid.

Adapun shalat rawatib dan shalat tarawih adalah shalat yang masing-masing khusus dan berdiri sendiri, mempunyai keutamaannya sendiri masing-masing. Maka tidak bisa dilakukan penggabungan niat.

Syaikh Ibn Baz dalam Fatawa beliau mengatakan:

راتبة العشاء سنَّة مؤكدة ، وهي ركعتان ، والسنَّة أن تُصلَّى قبل صلاة التراويح ؛ لأنها سنَّة مستقلة ، والتراويح سنَّة مستقلة .

"Shalat rawatib isya adalah shalat sunnah muakkad berjumlah dua rakaat, dan yang sesuai sunnah adalah melakukannya sebelum shalat tarawih. Karena hal itu adalah shalat sunnah yang berdiri sendiri, dan begitu pula tarawih adalah sunnah yang berdiri sendiri."

Meskipun demikian, orang yang shalat rawatib isya boleh bermakmum di belakang imam yang sedang shalat tarawih, jika memang dia baru selesai shalat isya kemudian tidak sempat shalat rawatib.

Hanya saja, hal itu tidak bisa dianggap sebagai penggabungan niat rawatib dengan tarawih. Jika setelah itu dia melanjutkan shalat tarawih, maka dia tetap kurang dua rakaat tarawih bersama imam. Wallahu a'lam bish shawab.

diposting oleh : Admin PT. Batik

Layanan Kontak

Alamat

Email

Hotline

Lihat semua

Berita

Partner Kami