Menyalurkan Zakat Untuk Berhaji

60

Perbedaan pendapat di antara ulama terkait hal ini berkaitan dengan definisi "fi sabilillah", apakah pengertian itu hanya dimutlakkan untuk jihad saja, ataukah haji termasuk di dalamnya? Di sana ada dua pendapat:

1. Mayoritas ulama berpendapat bahwa tidak boleh menyalurkan zakat kepada orang yang ingin menggunakannya untuk berhaji atau umrah. Ini merupakan pendapat madzhab Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan satu riwayat dari Imam Ahmad.

2. Terdapat satu riwayat dari Imam Ahmad yang membolehkannya, dan inilah yang terhitung sebagai madzhab Hanbali, dan hal ini dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, dengan alasan bahwa Haji termasuk "fi sabilillah", yang dibolehkan menyalurkan zakat kepadanya.

Dan dari pendapat ini pun, disyaratkan bahwa penerima zakat hanyalah yang belum pernah haji. Dengan kata lain, hanya boleh untuk haji yang wajib, bukan haji sunnah.

Dan yang lebih kuat adalah pendapat mayoritas ulama yang melarang pemberian zakat untuk berhaji. Namun seandainya ada seorang faqir diberikan zakat padanya, ia bisa pilih untuk digunakan berhaji atau untuk selainnya.

Wallahu a'lam.

Diambil dari Al Fiqh Al Muyassar, jilid 2, Kitabuz Zakat, hal. 130, cetakan 1439H/2018M.

diposting oleh : Admin PT. Batik

Layanan Kontak

Alamat

Email

Hotline

Lihat semua

Berita

Partner Kami