Beberapa Kebiasaan di Masjidil Haram yang Perlu Anda Ketahui

459

Sebagai dua masjid yang paling banyak dituju oleh manusia di seluruh penjuru dunia, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tidak pernah sepi dari aktivitas ibadah baik siang maupun malamnya. Tak jarang pula didapati hal-hal yang mungkin tidak ditemui di tanah air oleh sebagian kita. Apa sajakah itu? Berikut beberapa di antaranya:

1. Shalat jenazah setelah shalat fardhu
Banyak orang yang ingin meninggal dan dishalatkan di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, karena tempatnya yang istimewa dan banyaknya shaf orang yang menshalatinya merupakan fadhilah tersendiri.

Karena hampir selalu ada saja setiap harinya yang dishalatkan di sana, maka shalat jenazah telah menjadi kebiasaan setelah shalat fardhu, ditandai dengan ucapan bilal (asisten imam) : "Ash shalatu 'alal mayyit/amwaat wat thifli/athfaal yarhamukumullah."

Caranya:
1. Takbir pertama, lalu membaca Al Fatihah
2. Takbir kedua,lalu membaca shalawat Nabi
3. Takbir ketiga membaca doa untuk jenazah.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُولَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

4. Takbir keempat, membaca doa:

اللَّهُمَّ لا تَحْرِمْنَا أجْرَهُ، وَلا تَفْتِنَّا بَعدَهُ، وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Atau bisa saja doa di atas digabungkan dengan doa yang ketiga, dan inilah yang biasa dilakukan para imam di sana yang umumnya bermadzhab Hanbali, sehingga setelah takbir keempat tidak berdoa apa-apa, kemudian salam satu kali ke kanan.

Catatan: Jika di awal bilal menyebut "amwaat" atau "athfaal" maka artinya mayyit-nya lebih dari satu, sehingga kata gantinya berubah, dari hu menjadi hum, dan hi menjadi him. Semisal:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُم وَارْحَمْهُم وَعَافِهِم وَاعْفُ عَنْهُم

dan seterusnya.

2. Sujud Tilawah
Sebagaimana diketahui, sujud tilawah disunnahkan ketika membaca ayat-ayat sajdah, meskipun sunnah ini tidak banyak dilakukan di Indonesia. Ketika shalat subuh di hari Jumat di Masjidil Haram, kadang imam membaca surat As Sajdah dan Al Insan, yang di dalamnya terdapat ayat sajdah.

Ketika sampai pada ayat sajdah maka imam akan langsung turun sujud, maka makmum ikut sujud bersama imam dengan bacaan sujud seperti biasa, dan boleh ditambahkan dengan:

سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِي خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ.

Setelah itu imam kembali berdiri untuk melanjutkan bacaan.

3. Qunut witir
Qunut dalam shalat witir merupakan sunnah dalam madzhab Hanbali, yang merupakan madzhab resmi Kerajaan Arab Saudi. Ketika Ramadhan tiba, maka biasanya imam membaca qunut yang panjang dan tak jarang dalam doa yang panjang itu mereka menangis dan terhanyut pula jamaah masjid dalam tangisan. 

Demikian beberapa kebiasaan yang berlaku di Masjidil Haram dan juga Masjid Nabawi, semoga bisa menjadi bekal kita sebelum ke sana, atau kembali lagi ke sana untuk memenuhi panggilan Allah. Aamiin.

diposting oleh : Admin PT. Batik

Layanan Kontak

Alamat

Email

Hotline

Lihat semua

Berita

Partner Kami