City Tour, Bagian dari Ibadah atau Bukan?

312

Setiap perjalanan haji dan umrah biasanya dilengkapi dengan city tour atau berkeliling kota Makkah, Madinah dan sekitarnya dalam rangka mengisi waktu dan memanfaatkan keberadaan di tanah suci yang hanya sementara. Muthawif (guide) atau pembimbing biasanya menjelaskan mengenai sejarah suatu tempat, dan hikmah yang terkandung dalam peristiwa terkait tempat yang dikunjungi.

Selain itu yang tak kalah penting, jamaah juga perlu dijelaskan tempat mana saja yang bernilai ibadah untuk dikunjungi dan mana yang tidak. Agar tidak ada yang meyakini sesuatu sebagai ibadah, padahal bukan termasuk ibadah.

Di antara kunjungan yang bernilai ibadah antara lain:

1. Masjid Quba. Berdasarkan hadits:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءَ، فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ

"Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian datang ke Masjid Quba lalu shalat di sana, maka dia mendapatkan pahala umrah [HR Ibnu Majah dan lainnya]

2. Makam Rasulullah, Abu Bakar, dan Umar, untuk bershalawat pada Nabi, mengucapkan salam pada beliau dan kedua sahabatnya, serta mendoakan mereka.

3. Makam Baqi', untuk berziarah mengingat kematian, dan mendoakan para sahabat serta para ulama dan kaum muslimin secara umum yang dimakamkan di sana.

4. Makam syuhada Uhud, untuk berziarah mengingat kematian, dan mendoakan para shahabat yang meninggal di perang Uhud. 

Selain dari itu merupakan kunjungan biasa bernilai sejarah, semisal:

1. Masjid Bani Salimah, atau yang dikenal dengan masjid Qiblatain.

2. Jabal 'Ainain, atau Jabal Rumat, tempat pasukan pemanah di perang Uhud.

3. Jabal Nur / Gua Hira, tempat turunnya wahyu pertama kali.

4. Jabal Tsur, tempat Nabi bersembunyi bersama Abu Bakr.

5. Jabal Rahmah di Arafah, tempat Nabi dahulu wukuf ketika haji.

Kelima tempat ini sering terlihat ada yang sengaja datang ke situ untuk shalat, atau mendakinya demi mendapatkan berkah atau yang lainnya, padahal tempat-tempat tersebut tidak memiliki keutamaan, melainkan hanya punya nilai sejarah saja.

Oleh karena itu jamaah harus dipahamkan tentang hal ini agar mereka tidak terjerumus dalam bid'ah atau bahkan kesyirikan. Allahul musta'an.

diposting oleh : Admin PT. Batik

Layanan Kontak

Alamat

Email

Hotline

Lihat semua

Berita

Partner Kami