Rukun-Rukun Haji

759

Rukun Haji ada 4, yaitu :

1. Berihram. 
Ini adalah niat hari dan tujuannya. Karena haji merupakan ibadah khusus yang tidak sah bila tidak diniatkan menurut ijma seluruh ulama. Dalilnya berdasarkan sabda Nabi Shalallahu’alaihi wa Sallam yang berbunyi, “Innamal a’malu binniyati.” (Sesungguhnya amal tergantung niatnya). Tempat niat adalah di dalam hati. Akan tetapi, terkhusus pada ibadah haji harus dilafadzkan dalam rangka menentukan ibadah yang diniatkannya. Karena Nabi Shalallahu’alaihi wa Sallam lah yang melakukannya.

2. Wukuf di Arafah
Wukuf di Arafah merupakan rukun haji berdasarkan ijma para ulama. Dalilnya adalah hadits Nabi Shalallahu’alaihi wa SAllam yang berbunyi, “Al-Hajju Al-Arafatu” (Haji itu Arafah). Waktu wukuf adalah setelah matahari condong kea rah barat pada hari Arafah hingg terbenamnya matahari tanggal 10 Dzulhijjah.

3. Thawaf Ziyarah.
Thawaf ini biasa disebut Thawaf Ifadhah. Dinamakan demikian karena pelaksanaan thawaf ini adalah setelah berangkat dari Arafah. Thawaf ini disebut juga Thawaf Fardhu. Thawaf ini merupakan rukun haji menurut kesepakatan para ulama. Berdasarkan firman Allah dalam Surat Al-Hajj : 29.

4. Sa’I antara Bukit Shafa dan Marwa
Sa’I merupakan Rukun haji berdasarkan HAdits yang diriwayatkan oleh Ibunda Aisyah Radhiyallahu’anha. Beliau berkat, “Tidaklah sempurna Haji dan Umrah seseorang sebelum ia bersa’i antara Shafa dan Marwa.” (HR.Muslim). berdasar pula dari sabda Rasulallahu Shalallahu’alaihi wa Sallam yang berbunyi, “Bersa’ilah kalian karena Allah telah mewajibkan atas kalian untuk bersa’i.” (HR.Ahmad, Ibnu Khuzaimah, Al-Baihaqi)

Inilah rukun-rukun haji yang mana seseorang tidaklah sempurna dalam berhaji kecuali setelah memenuhi rukun ini. Barangsiapa yang meninggalkannya maka hajinya tidak sempurna hingga ia melaksanakannya.

diposting oleh : Admin PT. Batik

Layanan Kontak

Alamat

Email

Hotline

Lihat semua

Berita

Partner Kami