Takut Fitnah Wanita

76

Takut Fitnah Wanita

Di dunia ini ada 2 fitnah yang selalu menyambar setiap muslim di setiap keadaan. Fitnah syubhat dan syahwat. Fitnah syubhat berkaitan dengan pemikiran, dan fitnah syahwat berkaitan dengan hawa nafsu. Dan salah satu fitnah yang sering melanda seorang muslim adalah fitnah syahwat, terutama fitnah wanita. Rasulallah ﷺ bersabda,

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“Tidaklah aku tinggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan bagi lelaki selain fitnah wanita.” (HR. Muttafaqun’alaihi)

Begitu bahayanya fitnah wanita sampai-sampai Nabi berpesan kepada lelaki agar behati-hati dengan fitnah wanita. Maka, tidak salah jika para ulama pun berpesan kepada para muridnya dan kepada semua manusia untuk menjauhi fitnah ini ataupun sarana-sarana yang mengantarkan kepada fitnah ini. Sebagaimana Al-Imam Said bin Al-Musayyab berkata, “Tidak ada satu fitnah pun yang paling aku takutkan daripada fitnah wanita.”. (Hilyatul ‘auliya) beliau berbicara seperti itu padahal umur beliau saat itu sudah mencapai 84 tahun. Usia yang sudah tua, namun tidak begitu dengan tipu daya setan.tipu daya setan terus menerus mengejar manusia, baik dari fitnah syubhat maupun syahwat. Maka jangan heran ketika kita dapatkan berita-berita di dunia massa maupun sosial yang berbunyi seorang kakek-kakek memperkosa.

Agama kita adalah agama yang sempurna dalam menjaga kehormatan seseorang. Oleh karenanya, Allah ﷻ melarang hambanya untuk melakukan sarana-sarana yang dapat mengantarkan menuju perusakan kehormatan tersebut. Meskipun hanya sekedar hal kecil seperti chattingan, saling balas inbox antara lawan jenis yang bukan mahram. Semuanya dilarang didalam islam untuk dilakukan demi terjaganya kehormatan. Siapa yang tidak mengindahkan peraturan Allah tersebut, maka tinggal tunggu saja bencana yang akan datang. Terutama lagi bagi para ayah yang memiliki putri. Jaga baik-baik putri kita, karena banyak mata-mata jahat yang mengincar kehormatan mereka. Kenalilah teman-temannya, dan pantaulah kemana ia pergi dan dengan siapa dia bergaul. Karena dia adalah tanggung jawab orang tuanya, jika orang tua tidak peduli, maka jangan salahkan siapa-siapa jika terjadi hal yang tidak diinginkan disebabkan keteledoran kita dalam memperhatikan mereka.

Semoga Allah memudahkan kita dalam menjaga diri kita dan keluarga agar terhindar dari kerusakan yang terjadi di sekeliling kita.

diposting oleh : Admin PT. Batik

Layanan Kontak

Alamat

Email

Hotline

Partner Kami