Waspadalah Dengan Dosa yang Tersembunyi

55

Hati-Hati dengan Dosa Tersembunyi

Setiap anak adam pasti pernah melakukan dosa. Baik dosa-dosa dzhohir, maupun batin. Dosa dzhohir adalah dosa yang nampak di hadapan manusia. Semisal mencaci maki, berbuat jahat, merampok, berzina, membunuh, dll. Adapun dosa batin, semisal riya, sum’ah, ujub, hasad, dengki, dll.

Namun dari semua itu, ada dosa-dosa yang sangat berbahaya bagi seorang muslim dalam kehidupannya. Yaitu ia berbuat dosa tatkala bersendirian sedangkan di hadapan banyak orang, ia menghiasi dirinya dengan keshalihan. Maka, bagi orang-orang yang memiliki perilaku seperti ini, Rasullallah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda,

عَنْ ثَوْبَانَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ : لأَعْلَمَنَّ أَقْوَامًا مِنْ أُمَّتِى يَأْتُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِحَسَنَاتٍ أَمْثَالِ جِبَالِ تِهَامَةَ بِيضًا فَيَجْعَلُهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَبَاءً مَنْثُورًا . قَالَ ثَوْبَانُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا جَلِّهِمْ لَنَا أَنْ لاَ نَكُونَ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لاَ نَعْلَمُ. قَالَ : أَمَا إِنَّهُمْ إِخْوَانُكُمْ وَمِنْ جِلْدَتِكُمْ وَيَأْخُذُونَ مِنَ اللَّيْلِ كَمَا تَأْخُذُونَ وَلَكِنَّهُمْ أَقْوَامٌ إِذَا خَلَوْا بِمَحَارِمِ اللَّهِ انْتَهَكُوهَا

Artinya : “Sungguh aku mengetahui ada sekelompok dari umatku yang akan datang pada hari kiamat dengan membawa kebaikan sebesar gunung Tihamah yang putih. Lalu Allah jadikan kebaikannya tersebut bagaikan debu yang beterbangan. Tsauban berkata, “Wahai Rasulallah, tunjukanlah kepada kami sifat mereka agar kami tidak menjadi seperti mereka dalam keadaan kami tidak tahu. Rasulallah Bersabda, “Mereka adalah saudara-saudara kalian, kulit mereka sama dengan kulit kalian. Mereka beribadah di malam hari sebagaimana kalian beribadah. Akan tetapi mereka adalah sekelompok orang yang bila dalam keadaan bersendirian, maka ia menerjang larangan Allah.

Maka inilah keadaan seorang hamba yang paling merugi. Ia mengharapkan pahala yang ada di dunia di hari kiamat kelak, dan Allah pun menampakkan di hadapan mereka pahala tersebut dalam bentuk sebuah gunung Tihamah yang besar. Namun setelah Allah tampakkan, Allah hancurkan dan luluhlantahkan gunung pahala tersebut bak debu yang beterbangan. Inilah kerugian di atas kerugian yang Allah timpakan kepada Hamba-Nya yang bermaksiat kepada Allah ketika bersendirian dan berubah menjadi sholih ketika bersama banyak orang.

Seorang imam besar Tabi’in yang bernama Ar-Rabi’ bin Khutsaim pernah Berpesan kepada muridnya Mundzir Ats-Tsauri, “Waspadalah kalian terhadap dosa yang tersembunyi. Karena meski dosa tersebut tersembunyi dari manusia, namun jelas bagi Allah Ta’ala.Segeralah datangkan obatnya (Yaitu Taubat Nasuha). (Mereka adalah Para Tabi’in, hal 54)

Begitu menakutkan hukuman Allah kepada para pelaku dosa saat mereka berada sendiri dan jauh dari pandangan manusia. Merekalah orang-orang yang memiliki sifat-sifat kemunafikan dalam hatinya.

 

Penulis

Seno aji imanulloh

diposting oleh : Admin PT. Batik

Layanan Kontak

Alamat

Email

Hotline

Partner Kami