Agar Bisnis Online Lebih Berkah [Bagian 1]

Di zaman merebaknya sosial media seperti sekarang ini, kita jumpai bisnis jual beli online begitu menjamur keberadaannya.

Banyak insan dunia maya yang seolah berubah profesi menjadi pedagang.

Menjadi pedagang bukanlah hal yang tercela. Akan tetapi, harus memperhatikan terlebih dahulu ILMU-nya, agar halal dan berkah yang didapatkannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لَا يُبَالِي الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ أَمِنْ حَلَالٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ

“Manusia akan menjumpai suatu masa, dimana mereka tidak lagi peduli dengan cara untuk mendapatkan harta, apakah melalui cara yang halal ataukah dengan cara yang haram.” (HR Bukhari)

Padahal, ketika ada harta haram yang masuk ke dalam perutnya, maka neraka adalah ancaman yang nyata baginya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّهُ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ النَّارُ أَوْلَى بِهِ

“Sesungguhnya tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari harta yang haram neraka lebih pantas untuknya.” (HR Ahmad dan Ad Darimi)

Oleh karenanya, penting sekali bagi kita untuk menjaga kehalalan nafkah kita. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُنْتِنُ مِنَ الإِنْسَانِ بَطْنُهُ ، فَمَنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لاَ يَأْكُلَ إِلاَّ طَيِّبًا فَلْيَفْعَلْ

“Sesungguhnya bagian badan manusia yang pertama kali membusuk adalah perutnya. Oleh karena itu, siapa yang mampu untuk hanya makan makanan yang halal saja maka hendaknya dia usahakan.” (HR Bukhari)

Untuk menjadikan bisnis online kita lebih berkah, ada beberapa kaedah pelajaran yang harus kita ketahui, dan Insya Allah akan kita lanjutkan pembahasannya di materi berikutnya.

Bersambung…

Ditulis oleh: Ustadz Erlan Iskandar, S.T.
Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *